Senin, 27 Januari 2020

Cara Plot Data Curah Hujan Harian GSMaP Dengan ArcGIS

Data grid GSMaP harian yang telah diekstrak dalam format .txt dapat juga diplot dengan  menggunakan aplikasi ArcGISUntuk cara download data GSMaP silahkan baca : 
https://arifmarufi.blogspot.com/2018/10/cara-download-data-curah-hujan-gsmap.html ; 
dan untuk ekstrak datanya silahkan baca : 
https://arifmarufi.blogspot.com/2020/01/cara-plot-dan-ekstrak-data-gsmap.html

Output data dari proses ekstrak dengan menggunakan aplikasi GrADS adalah file format txt, dalam hal ini saya beri nama tanggal bulan dan tahun data. Misalnya 25012020.txt untuk data GSMaP tanggal 25 Januari 2020. Untuk mengeplot data tersebut dengan aplikasi ArcGIS dapat mengikuti langkah sebagai berikut :

Buka aplikasi ArcGIS dengan double click pada icon, maka akan keluar :




Pilih menu Add Data dengan simbol + pada menu bar, pilih shape file (shp) untuk domain wilayah. Dalam hal ini saya menggunakan wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari Provinsi Jambi, Indonesia.

Kemudian klik lagi menu Add Data dengan simbol + pada menu bar, pilih file txt yang merupakan output dari ekstrak data GSMaP dengan menggunakan GrADS. Dalam hal ini nama filenya adalah 25januari2020.txt


Selanjutnya klik kanan pada data yang sudah tampil, kemudian pilih Display XY Data.... XFields diisi LON dan YFields diisi LAT, maka titik-titik grid akan tampil pada peta.


Kemudian pada menu Spatial Analyst Tools Pilih Intepolation dan pilih IDW (dalam hal ini saya memilih metode interpolasi IDW). Pada Kotak Dialog IDW, input point feature diisi 25Januari2020.txt Events, kemudian Z value field diisi precip, dan output raster diisi nama file raster yang kita inginkan dan folder penyimpanannya. Dalam hal ini saya membuat nama filenya gsmap25012020 dalam folder H:\DARI_LENOVO\SAMPAH\.


Setelah itu klik menu Environments... maka akan muncul kotak dialog Environment Settings kemudian klik Processing Extent dan pada extent diisi same as layer DAS_1km.

Kemudian scroll ke bawah, pilih Raster Analysis dan pada menu Mask diisi DAS_1km. Selanjutnya klik tombol OK dua kali sehingga proses interpolasi IDW berjalan dan tunggu sampai selesai.


Buang centang pada 25januari2020.txt events sehingga titik-titik grid menjadi tidak aktif.

Kemudian double click pada DAS_1km, pilih Simbology dan klik pada symbol kemudian pilih Hollow. Maka hasil interpolasi akan muncul karena sudah tidak tertutupi lagi oleh warna file dari DAS_1km.

Untuk mengatur klass warna peta, klik dua kali pada output raster gsmap25012020, maka muncul kotak dialog Layer Properties. Kemudian pilih Symbologi, dan pada class pilih jumlah klas yang diinginkan (dalam hal ini saya memilih 6 klas), kemudian classify.. saya membuat batas klas 1 5 20 50 100 150

pada Color Ramp saya memilih gradasi warna cokelat s/d biru untuk curah hujan terendah hingga tertinggi.

Hasil akhirnya sudah dapat dilihat distribusi curah hujan hasil interpolasi data curah hujan GSMaP untuk wilayah DAS Batanghari. Selanjutnya tinggal membuat layout peta tersebut... Selamat Mencoba..........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar