Kamis, 12 Agustus 2021

Cara Mudah Menggabungkan File TXT, CSV, dll

Cara sekumpulan file txt untuk menjadi 1 file txt saja dapat kita lakukan dengan menggunakan perintah copy melalui Command Prompt (CMD). Caranya adalah sebagai berikut :

  1. Buka Command Prompt : Klik tombol Windows Start, klik Run, kemudian ketik cmd dan tekan Enter.
  2. Masuk ke dalam folder yang berisi kumpulan file TXT yang ingin digabung. Gunakan perintah CD (Change Directory) untuk merubah path di Command Prompt CD C:\Folder Data yang ingin digabung datanya\
  3. Ketik copy *.txt data.txt dan tekan Enter. Perintah di atas akan menghasilkan file data.txt yang merupakan gabungan semua file TXT.  
  4. File gabungan akan terbentuk dalam format berurut ke bawah...

Minggu, 07 Februari 2021

Cara Download Data APHRODITE's (Curah Hujan dan Temperatur)

APHRODITE's (Asian Precipitation-Highly-Resolved Observational Data Integration Towards Evaluation) adalah data curah hujan grid  jangka panjang (1951 dan seterusnya), namun untuk data Monsun Asia (MA) hanya tersedia sampai tahun 2007. Aphrodite's merupakan produk harian yang didasarkan pada jaringan pengamatan curah hujan yang rapat untuk Asia termasuk Himalaya, Asia Selatan dan Tenggara serta daerah pegunungan di Timur Tengah. Produk grid tersedia untuk empat sub-domain : Monsoon Asia, Timur Tengah, Rusia, dan Jepang, serta domain gabungan. Data dengan variasi waktu memiliki resolusi horizontal 0,25x0,25 atau 0,5x0,5 derajat di setiap domain, kecuali untuk Jepang, yang memiliki resolusi horizontal 0,05x0,05 derajat. Data curah hujan dan suhu rata-rata harian klimatologis tersedia untuk Monsoon Asia dengan resolusi 0,05x0,05 derajat. Selengkapnya dapat dibaca : disini

Bagaimana Cara Download Data Aphrodite's ? 

1. Pertama-tama Anda harus mendaftar terlebih dahulu : disini

2. Setelah itu Anda akan mendapat balasan email tentang username dan password

3. Selanjutnya masuk ke website http://aphrodite.st.hirosaki-u.ac.jp/products.html

Jumat, 15 Januari 2021

Banjir Kota Jambi Akhir Tahun 2020

Banjir lagi-lagi menerjang Kota Jambi, kali ini dirasakan sangat dahsyat karena air setidaknya menggenangi 22 kelurahan dari 6 kecamatan dengan kedalaman bervariasi antara 0,5 - 1,5 meter. Banjir yang terjadi pada tanggal 31 Desember 2020 itu menggenangi daerah langganan banjir di Kecamatan Telanaipura, Jelutung, Kota Baru, Alam Barajo, Danau Sipin, dan Jambi Timur. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian banjir kali ini.

Dari aspek posisi geografi dan kondisi landscape, potensi terjadinya banjir di Kota Jambi memang cukup tinggi, karena dapat disebabkan oleh dua tipe banjir. Pertama adalah banjir kiriman akibat meluapnya sungai Batanghari, banjir ini lazim disebut sebagai banjir sungai yang durasinya dapat berlangsung hingga satu minggu atau bahkan lebih tergantung intensitas curah hujan di bagian barat (hulu sungai). Kedua adalah tipe banjir kota, yaitu terjadinya genangan akibat daya dukung lingkungan yang rendah dimana drainase dan sungai dalam kota tidak mampu menampung air hujan yang lebat. Jika banjir sungai biasanya terjadi didalam musim hujan, maka banjir kota tidak hanya dimusim hujan tetapi juga dapat terjadi di musim kemarau walaupun probabilitasnya lebih rendah. Contohnya banjir Kota Jambi yang terjadi pada tanggal 5 September 2013 yang notabene masih dalam musim kemarau, hujan lebat beberapa jam telah menyebabkan terendamnya pemukiman warga. Walaupun durasi banjir kota hanya dalam hitungan jam (maksimal 1 hari) namun kerugian yang ditimbulkan akan jauh lebih besar daripada banjir sungai. Air yang datang tiba-tiba dan biasanya pada malam hari menjadi penyebab utamanya.