Rabu, 29 Juli 2020

Cara Mengupload Informasi Dryspell di Google Maps

Dryspell adalah jumlah hari tanpa hujan berturut-turut atau disebut juga sebagai deret hari kering (Consecutive Dry Days - CDD). Informasi dryspell ini sangat dibutuhkan dalam dunia pertanian, karena berkaitan langsung dengan pertumbuhan tanaman pangan dan hortikultura.


Informasi dryspell kadang dibuat peta interpolasi spasial, namun ada juga yang berbentuk titik (dot) yang mewakili pos pengamatan. Agar lebih interaktif, informasi dryspell dapat disajikan di google maps, dimana setiap titik mempunyai attribut dan ketika di klik maka akan tampil attributnya. Salah satu contoh dryspell yang menggunakan titik adalah informasi Hari Tanpa Hujan (HTH) yang dikeluarkan oleh BMKG. Tutorial berikut ini mengacu kepada Informasi HTH yang dirilis BMKG setiap 10 hari.

Berikut 4 Langkah mengupload Informasi Dryspell di Google Maps :
1. Persiapan Data
2. Persiapan Simbol
3. Pembuatan Peta
4. Share Link


1. Persiapan Data :
File input data yang dibutuhkan adalah dalam format MS. Excel (.xlsx)
File input setidaknya terdiri dari 6 kolom yaitu : (1) Nomor, (2) Nama Stasiun, (3) Bujur, (4) Lintang, (5) Dryspell, (6) Kriteria Dryspell, dan kolom lain dapat ditambahkan untuk melengkapi keterangan
Dalam contoh ini menggunakan 7 Kriteria :

    2. Persiapan Simbol
    Dalam contoh ini simbol Dryspell dibuat di MS. Power Point, Anda dapat membuat simbol tersebut dengan aplikasi yang lain seperti corel draw, paint, dan sebagainya.
    Buka file baru MS. Power Point
    Buat Gambar Bulatan dan beri warna sesuai simbol Kriteria Dryspell 
    Setiap slide untuk satu simbol sesuai dengan jumlah kriteria.
    Simpan file tersebut dalam format PNG.
    Setiap simbol yang telah kita simpan, masih memiliki background yang berbentuk persegi empat sehingga akan sedikit mengganggu keindahan ketika ditampilkan di google maps.
    Untuk itu background dapat dihilangkan secara online dengan masuk ke website : https://www.remove.bg/
    Setelah proses menghilangkan background selesai, maka simbol ini telah siap digunakan.
     
    3. Pembuatan Peta
    Masuk ke akun google anda
    Kemudian masuk ke website : https://www.google.com/maps/d/u/0/ 
    Klik +Buat Peta Baru, sehingga muncul



    Klik pada kalimat Peta tanpa judul untuk mengganti judul peta
    Ketik judul peta sesuai keinginan kita, di bagian deskripsi anda juga bisa menambahkan keterangan untuk menggambarkan tentang peta yang dibuat



    Klik impor dan pilih file input yang sudah dipersiapkan sebelumnya

    Sesuaikan Bujur dan lintang pada tabel dan google maps


    Pilih Kolom Penanda untuk judul pada peta, dalam hal ini saya memilih pos atau nama stasiun, kemudian klik selesai

    Sekarang peta sudah tampil, tinggal mengedit titik simbol agar sesuai dengan kriteria Dryspell. Caranya Klik Gaya Seragam
    •  

    Pada Grupkan Tempat Menurut pilih Kriteria



    Untuk mengubah simbol Dryspell sesuai contoh diatas, arahkan kursor ke bagian kanan salah satu kriteria dan klik ikon kaleng cat


    Impor file simbol yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Sesuaikan simbol yang diimpor dengan kriteria yang dipilih, selanjutnya klik OKE


    Simbol yang dipilih sudah berubah, tinggal mengubah simbol2 yang lain sehingga peta Dryspell tersebut menjadi sempurna

    4. Share Link
    Setelah semua simbol diubah, untuk memberikan peta tsb ke user yang lain, kita harus melakukan setting pengguna terlebih dahulu. Pilih +Bagikan | Ubah (pada yang memiliki akses) | Publik Aktif Web. Setelah itu link peta siap dibagikan

    baca juga : https://arifmarufi.blogspot.com/2020/07/cara-mengupload-peta-analisis-curah.html
    Selamat Mencoba....

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar